Serunya Edukasi Pembuatan Sabun Colek di SDN Pedalangan 2

Upaya mengenalkan sains secara sederhana kembali dilakukan melalui kegiatan edukasi pembuatan sabun colek di SDN Pedalangan 2. Kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan pentingnya menjaga kebersihan sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam membuat produk rumah tangga sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan belajar sambil praktik, siswa tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga terlibat langsung dalam setiap prosesnya.

Ketua tim pengabdian masyarakat Undip, Dr. Drs. Suhartana, M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar praktik biasa, melainkan bagian dari upaya meningkatkan pemahaman sains dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami. “Anak-anak kami ajak mengenal bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan sabun colek, termasuk fungsi dan peran masing-masing bahan dalam proses pembuatan. Prosesnya juga kami buat sesederhana mungkin dan tetap aman, sehingga mereka bisa belajar tanpa merasa kesulitan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan diawali dengan pengenalan alat dan bahan yang digunakan, seperti wadah pencampur, pengaduk, serta bahan-bahan utama pembuatan sabun colek. Siswa kemudian diberikan penjelasan mengenai tahapan proses pembuatan, mulai dari pencampuran bahan hingga terbentuknya sabun yang siap digunakan. Selama praktik berlangsung, siswa didampingi secara langsung oleh tim pelaksana untuk memastikan setiap langkah dilakukan dengan benar dan aman.

Suasana kegiatan berlangsung menyenangkan dan penuh antusiasme. Para siswa tampak aktif bertanya, merespons penjelasan, serta mencoba langsung setiap tahap yang diperagakan. Beberapa siswa bahkan menunjukkan rasa penasaran dengan mengajukan pertanyaan terkait fungsi bahan dan proses yang terjadi. Interaksi yang terjalin membuat kegiatan terasa lebih hidup dan tidak membosankan. Selain praktik, siswa juga diajak berdiskusi ringan mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan sebagai bagian dari kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Menurut pihak sekolah, kegiatan seperti ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dibandingkan pembelajaran di kelas pada umumnya. Dengan menggabungkan teori dan praktik secara langsung, siswa menjadi lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga membantu melatih keterampilan siswa, seperti ketelitian, kerja sama, dan keberanian untuk mencoba hal baru.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami cara membuat sabun colek, tetapi juga semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan secara sederhana di lingkungan rumah, sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Acara ditutup dengan sesi berbagi kesan bersama siswa, di mana mereka menyampaikan pengalaman dan hal-hal yang paling mereka sukai selama kegiatan berlangsung. Kegiatan kemudian diakhiri dengan dokumentasi bersama sebagai bentuk apresiasi atas antusiasme dan partisipasi aktif seluruh siswa.