Muhammad Rizal Adam (Kimia 2021): Dari Ketua Himpunan hingga Management Trainee di Industri Oleokimia

Muhammad Rizal Adam adalah salah satu alumni Departemen Kimia Universitas Diponegoro angkatan 2021 yang berhasil membuktikan bahwa pengalaman organisasi, kemampuan akademik, dan pengembangan diri dapat berjalan beriringan. Lulus pada tahun 2025, Rizal kini berkarier sebagai Management Trainee di Unilever Oleochemical Indonesia pada bidang Quality.

Awal Perjalanan Kuliah yang Berkesan

Memulai masa perkuliahan di tengah sistem pembelajaran daring menjadi pengalaman unik tersendiri bagi Rizal. Kuliah online selama satu semester justru menciptakan kedekatan antarmahasiswa karena banyak momen lucu dan interaksi hangat yang terjadi melalui layar virtual.

“Walaupun online, kami satu angkatan bisa bersosialisasi dengan baik dan menjadi teman dekat hingga akhir masa kuliah,” ungkapnya.

Bagi Rizal, masa kuliah bukan hanya tentang belajar di kelas, tetapi juga tentang membangun relasi, mengenali minat diri, dan mencoba berbagai pengalaman baru.

Aktif Organisasi dan Menjadi Ketua Himpunan

Selama kuliah, Rizal aktif di berbagai organisasi seperti HMK dan Senat FSM. Bahkan, ia pernah terlibat dalam empat organisasi berbeda sekaligus. Dari pengalaman tersebut, ia belajar membagi waktu, membangun komunikasi, dan memahami bidang yang benar-benar ia minati.

Salah satu pengalaman paling berkesan baginya adalah saat dipercaya menjadi Ketua Himpunan. Kesibukan mengurus organisasi membuat hari-harinya penuh dengan koordinasi dan komunikasi tanpa henti.

“WA tidak pernah sepi, bahkan sampai menghindari buka chat karena banyak yang bertanya,” ceritanya sambil tertawa.

Di tengah padatnya kegiatan organisasi, Rizal tetap berusaha mempertahankan performa akademik. Baginya, organisasi bukan hanya tempat bekerja sama, tetapi juga rumah kedua yang menghadirkan teman-teman seperjuangan di masa perantauan.

Semester Akhir dan Perjuangan Menyelesaikan Skripsi

Memasuki semester akhir, Rizal sempat menghadapi tantangan besar ketika penelitian harus diulang dari awal, sementara waktu menuju kelulusan tinggal sekitar tiga bulan. Meski terasa berat, ia berhasil mengejar seluruh proses penelitian hingga akhirnya lulus tepat waktu.

Menurutnya, perjuangan tersebut terasa lebih ringan karena dijalani bersama teman-teman yang juga sedang berjuang menyelesaikan penelitian mereka.

“Mengebut semua proses dalam tiga bulan rasanya luar biasa, tapi beruntung banyak teman yang senasib dan berjuang bersama saat itu.”

Sosok Dosen yang Berpengaruh

Dalam perjalanan akademiknya, Rizal mengaku sangat terinspirasi oleh sosok Pak Damar yang menjadi pembina HMK, pembimbing skripsi, sekaligus mentor yang bersahabat. Kehadiran dosen yang suportif menjadi salah satu faktor penting yang membentuk pengalaman kuliahnya di Kimia UNDIP.

Berkarier di Bidang Quality

Setelah lulus, Rizal memulai karier sebagai Management Trainee di Unilever Oleochemical Indonesia pada bidang Quality. Dalam pekerjaannya, ia bertanggung jawab untuk memonitor dan melaporkan data analisa quality pada seluruh plant, mengoordinasikan root cause analysis, corrective action, dan preventive action ketika terjadi deviasi produk.

Selain itu, ia juga menangani customer complaint mulai dari investigasi hingga penyusunan CPAR (Corrective and Preventive Action Report), serta mengerjakan berbagai project improvement untuk menjaga customer safety.

Skill yang Membantu di Dunia Kerja

Rizal menilai bahwa dunia kerja membutuhkan kombinasi hard skill dan soft skill yang seimbang. Beberapa kemampuan yang paling membantunya antara lain:

  • Ilmu Kimia
  • Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint, Power BI, dan Power Automate)
  • Komunikasi yang efektif
  • Manajemen waktu
  • Agile mindset
  • Critical thinking
  • Kemampuan analisis berbasis data

Menurutnya, kemampuan berpikir kritis sangat penting karena tidak semua masalah memiliki jawaban yang langsung benar. Dalam dunia kerja, seseorang perlu meninjau suatu masalah dari berbagai sudut pandang sebelum mengambil keputusan.

Pesan untuk Mahasiswa Aktif Departemen Kimia

Rizal berpesan agar mahasiswa tidak hanya menjalani rutinitas kuliah semata, tetapi juga aktif mengembangkan diri melalui organisasi, lomba, bootcamp, maupun kegiatan lain yang dapat meningkatkan value diri.

“Habiskan masa kuliah ini dengan cara yang menurut kalian menyenangkan karena setelah itu hanya ada diri kalian dan value yang kalian perjuangkan selama kuliah.”

Harapan untuk Departemen Kimia

Sebagai alumni, Rizal berharap Departemen Kimia Universitas Diponegoro terus berkembang menjadi lebih maju, memiliki fasilitas yang semakin lengkap, serta mampu mencetak mahasiswa dan alumni yang membanggakan almamater.