BELAJAR KIMIA DAN WIRAUSAHA DALAM PEMBUATAN HAND SANITIZER DI MAN 3 BANTUL

Tim pengabdian masyarakat Departemen Kimia Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro melakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan hand sanitizer dari bahan alami di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Bantul. Kegiatan ini berjalan dengan penuh semarak dan direspon positif oleh seluruh peserta. Siswa-siswi MAN 3 Bantul mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh antusias dan semangat keingintahuan yang tinggi.

Pada sesi penyampaian materi, para peserta terlihat aktif menyimak dan mengajukan pertanyaan terkait proses pembuatan, aspek kimia dalam bahan-bahan alami, serta manfaatnya bagi kesehatan. Tim berhasil membangkitkan minat siswa terhadap ilmu kimia terapan. Pengetahuan yang sebelumnya dianggap terbatas dalam ruang kelas dan lingkungan akademik, kini terasa lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi praktik, siswa-siswi dibagi ke dalam beberapa kelompok dan dibimbing langsung untuk mempraktikkan proses pembuatan hand sanitizer. Tahapan yang dilakukan mulai dari pembuatan ekstrak daun sirih, pencampuran bahan-bahan hingga pengemasan ke dalam botol spray.

Kepala sekolah MAN 3 Bantul menyambut baik kehadiran tim dan berharap kerja sama semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang. Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dalam memperluas wawasan siswa di luar materi kurikulum yang biasa dipelajari di dalam kelas.

Sementara itu, para siswa mengaku senang karena mendapat banyak manfaat dari kegiatan ini. Mereka berharap ke depannya akan ada lebih banyak pelatihan serupa yang dapat menambah keterampilan sekaligus pengetahuan. Beberapa siswa bahkan mengungkapkan niatnya untuk mempraktikkan kembali pembuatan hand sanitizer ini di rumah dan berbagi ilmu kepada keluarga serta lingkungan sekitar.

MAN 3 Bantul sendiri merupakan sekolah menengah Islam yang telah menelurkan segudang prestasi di berbagai bidang, mulai dari olahraga, beladiri, hingga tilawatil Quran. Sekolah ini juga memiliki laboratorium dan gedung koperasi sebagai sarana penunjang kegiatan siswa. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, namun juga terdorong untuk mengembangkan jiwa wirausaha dengan penjualan produk hand sanitizer hasil buatan sendiri melalui koperasi sekolah.

Kegiatan pengabdian berjalan sejak 1 Februari hingga 1 April 2025. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Departemen Kimia FSM UNDIP berharap kolaborasi dengan MAN 3 Bantul dapat terus terjalin dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para siswa maupun masyarakat sekitar.